
8.22024
Berlatar di Gyeongseong pada tahun 1932, ketika Korea berada di bawah pendudukan Jepang, 100 Days of Deception mengikuti kisah Lee Ga-kyeong, seorang pencopet ulung yang dikenal karena kecerdikan dan kemampuannya menyamar. Ia bermimpi meninggalkan Joseon dan memulai kehidupan baru yang lebih bebas.
Kesempatan mengubah nasib datang ketika Ga-kyeong menerima misi berbahaya dari kelompok gerakan kemerdekaan Korea. Ia harus menyusup ke kantor pemerintahan kolonial Jepang dengan menyamar sebagai calon penerjemah untuk mencuri informasi rahasia. Misi tersebut direncanakan berlangsung selama 100 hari, tetapi situasi menjadi semakin rumit ketika ia bertemu Kim Tae-woong, seorang penerjemah yang juga dikenal sebagai Sato Hideo dan merupakan putra angkat pejabat tinggi pemerintahan Jepang.
Di balik identitas dan kebohongan yang mereka pertahankan, hubungan Ga-kyeong dan Tae-woong perlahan berkembang menjadi sesuatu yang tidak pernah mereka bayangkan. Perasaan yang muncul membuat misi penyamaran tersebut semakin berbahaya, terutama ketika kesetiaan, identitas, dan kepentingan politik mulai saling berbenturan.
Sementara itu, Yoo So-ran dan Yoo Philip turut menjalankan agenda mereka sendiri dalam perjuangan melawan pemerintahan kolonial. Berbagai rahasia, intrik politik, dan konflik pribadi pun saling terhubung, membawa setiap karakter pada pilihan yang dapat mengubah hidup mereka.
Mampukah Ga-kyeong menyelesaikan misinya dalam 100 hari, atau justru perasaan cinta dan rahasia yang terungkap akan menghancurkan semua rencana yang telah disusun?