
2026
Dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman yang membuatnya lelah dengan hubungan antarmanusia, Rei Hitoma secara terbuka membenci orang-orang. Dalam upayanya mencari kehidupan yang tenang dan tanpa gejolak, ia menerima tawaran mengajar di sebuah sekolah terpencil di pegunungan, hanya untuk menyadari bahwa kelasnya sama sekali tidak biasa. Para murid yang berada di bawah asuhannya adalah makhluk setengah manusia yang berkumpul di sana dengan satu tujuan: mempelajari arti menjadi manusia.
Meskipun merasa kecewa, Rei mendapati dirinya bertanggung jawab untuk menjelaskan perilaku manusia dan norma-norma sosial kepada putri duyung, kelinci, manusia serigala, dan makhluk sejenisnya. Saat murid-muridnya dengan sungguh-sungguh berjuang untuk memahami kemanusiaan, pertanyaan dan aspirasi mereka secara bertahap mengungkap kontradiksi dalam keyakinan Rei sendiri.