
6.12026
Abad ke-13, di sebuah pasar budak di Iran, hiduplah seorang gadis muda. Ini adalah kisah tentang seorang “penyihir” yang kelak akan mempermainkan nasib sebuah benua yang luas.
Setelah kehilangan ibunya dan tercerabut jauh dari kampung halamannya, Sitara—yang saat itu masih kecil—tidak memiliki cara untuk bertahan hidup sendiri maupun harapan akan masa depan. Ia kemudian dipungut oleh keluarga cendekiawan. Di tengah hari-hari yang tenang bersama mereka, ia mulai dibekali dengan “ilmu pengetahuan”.
Pada saat yang sama, Kekaisaran Mongol, yang dipimpin oleh Genghis Khan sebagai kekuatan militer terkuat di bumi, terus melakukan invasi ke berbagai negara dan memperluas kekuasaannya dari hari ke hari. Ketika ambisi besar kekaisaran tersebut mencapai kota tempat tinggal Sitara, hari-hari damainya pun berakhir, dan roda takdirnya mulai bergerak dengan dahsyat.Abad ke-13, di sebuah pasar budak di Iran, hiduplah seorang gadis muda. Ini adalah kisah tentang seorang “penyihir” yang kelak akan mempermainkan nasib sebuah benua yang luas.
Setelah kehilangan ibunya dan tercerabut jauh dari kampung halamannya, Sitara—yang saat itu masih kecil—tidak memiliki cara untuk bertahan hidup sendiri maupun harapan akan masa depan. Ia kemudian dipungut oleh keluarga cendekiawan. Di tengah hari-hari yang tenang bersama mereka, ia mulai dibekali dengan “ilmu pengetahuan”.
Pada saat yang sama, Kekaisaran Mongol, yang dipimpin oleh Genghis Khan sebagai kekuatan militer terkuat di bumi, terus melakukan invasi ke berbagai negara dan memperluas kekuasaannya dari hari ke hari. Ketika ambisi besar kekaisaran tersebut mencapai kota tempat tinggal Sitara, hari-hari damainya pun berakhir, dan roda takdirnya mulai bergerak dengan dahsyat.